Kembali Berulah, Gelandang Liverpool Kecam Keras Aksi Diving Neymar

Kembali Berulah, Gelandang Liverpool Kecam Keras Aksi Diving Neymar

Beritaterkini.org – Berita Bola, James Milner diketahui mengkritik bintang Paris Saint Germain (PSG) Neymar. Adapun gelandang Liverpool tesebut terlihat sangat kesal pada permainan Neymar ketika The Reds harus gagal dan menyerah 1-2 dari PSG pada laga lanjutan fase grup Liga Champions beberapa hari lalu.

Betapa tidak, Neymar sering kali mudah terjatuh. Bahkan dirinya sering berguling-guling di lapangan begitu dijatuhkan oleh para pemain Liverpool, seolah-olah ingin berusaha mengulur waktu.

Sudah menjadi ciri khas dari Neymar yang mana dirinya sering diserang dengan berbagai kritik yang dilontarkan habis-habisan karena sikapnya itu di Piala Dunia 2018 lalu. Dan hal tersebut juga tidak berubah dan bahkan banyak pemain dari PSG seperti misalnya Di Maria dan juga Kylian Mbappe yang ikut meniru cara bermain Neymar tersebut.

Milner sendiri bahkan mengaku sudah tidak terkejut dengan gaya bermain dari Neymar.

Milner mengatakan hanya orang bodoh yang terkejut melihat Neymar berpura-pura jatuh dan kemudian berguling-guling di lapangan. Sebagai seorang pemain, dirinya merasa kesal karena tidak bisa berbuat banyak.

“Anda tak boleh benar-benar terkejut karena itu [aksi diving Neymar]. Jika anda tekejut, anda sedikit bodoh,” perjelas Milner sesuai yang dilansir dari laman tribalfootball.

“Sebagai pemain anda tak bisa berbuat apa-apa soal itu, benar begitu? Anda masih harus menekan lawan tetapi ketika melakukan itu anda merasa kesulitan saat berusaha merebut bola kembali.”

Hal tersebut pun kini bergantung kepada wasit dimana wasitlah yang lebih berkuasa menilai hal tersebut. Dia juga meminta Wasit lebih memahami bahwa ada sebagian dari pemain yang memang senang mencari pelanggaran untuk bisa mengulur waktu permainan.

“Itu berada di tangan wasit untuk memberi pelanggaran jika dia berpikir demikian. Pastinya sebagai pemain, anda tahu bahwa di Eropa keputusan wasit mungkin sedikit lebih mudah daripada di Premier League.”

“Namun, itu merupakan bagian dari sepak bola Eropa. Saya sudah terbiasa dengan hal itu,” ungkap dia.






asdasda