Musisi Ahmad Dhani Resmi Ditetapkan Polisi Sebagai Tersangka Kasus Ujaran Kebencian

Musisi Ahmad Dhani Resmi Ditetapkan Polisi Sebagai Tersangka Kasus Ujaran Kebencian

Berita Entertaiment – Berita Entertaiment, Kali ini berita datang dari salah satu musisi papan atas Ahmad Dhani Prasetyo, pasalanya kini pihak Penyidik Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan telah resmi menetapkan dirinya sebagai tersangka dari kasus dugaan ujaran kebencian melalui media sosial tepatnya Twitter.

“Ya memang benar, untuk sekarang Ahmad Dhani sudah ditetapkan sebagai tersangka,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Jakarta, Selasa (28/11/2017).

Namun sewaktu dimintai konfirmasi lebih lanjut, Argo masih belum mau untuk merinci sejak kapan pentolan band legendaris Dewa 19 tersebut berstatus tersangka. Dengan adanya peningkatan status hukum dari Ahmad Dhani dapat lihat melalui adanya surat panggilan terhadap dirinya yana mana berstatus sebagai seorang tersangka yang saat ini beredar di kalangan para awak media.

Kemudian kini Dhani telah dijadwalkan akan diperiksa ulang sebagai tersangka atas kasus ujaran kebencian di Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis 30 November 2017 tepatnya itu pada pukul 13.00 WIB mendatang. Lalu untuk surat pemanggilan itu juga telah itandatangani penyidik pada 23 November 2017.

Jack Lapian yang merupakan pihak pelapor mengatakan bila Dhani telah ditetapkan sebagai tersangka sejak polisi melakukan adanya gelar perkara pada Kamis 23 November 2017 lalu.

Ahmad Dhani langsung dilaporkan oleh Jack Lapian terkait dengan adanya kicauannya di akun Twitter @AHMADDHANIPRAST yang mana sebelumnya telah sempat dia unggah pada 6 Maret 2017. Kicauan tersebut dianggap telah bernuansa hasutan dan penuh kebencian terhadap pendukungnya Ahok. Seketika itu pada keesokannya, Dhani kembali meminta maaf melalui akun Twitter-nya tersebut.

Walaupun demikian, Jack Lapian yang merupakan simpatisan dari Ahok sekaligus pendiri BTP Network tetap melaporkan kicauan tersebut kepada pihak polisi pada Kamis, 9 Maret 2017. Dalam laporannya itu, Dhani diduga memang melanggar Pasal 28 ayat 2 Jo Pasal 45 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Dengan demikian kasus tersebut pun langsung ditingkatkan ke tahap penyidikan sejak 14 Juli 2017 dengan ditandai adanya pengiriman Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke kejaksaan. Alhasi setelah proses pemeriksaan lanjutan, pihak polisi telah menemukan memang ada unsur pidana dalam perkara tersebut.

Terkait dengan adanya penetapan status tersangka terhadap dirinya, Ahmad Dhani bahkan sudah menyatakan kesiapannya jika dirinya ditetapkan sebagai tersangka.

“Ya kan saya sudah biasa saya jadi tersangka,” imbuh Dhani sewaktu di Mapolda Metro Jaya, Jumat 6 Oktober 2017.

Selain itu dirinya juga tidak akan mengajukan permohonan praperadilan apabila memang seandainya nanti ditetapkan sebagai tersangka. “Enggak usah (praperadilan),” tandas dirinya.

Selain itu, dengan adanya informasi tersebut, Ahmad Dhani juga mengaku masih belum ada menerima pemberitahuan langsung secara resmi mengenai peningkatan perkara ke tahap penyidikan.

Namun, diluar itu dirinya mengaku tidak begitu mempermasalahkannya, yang pasti, Dhani kini siap menerima apa pun keputusan penyidik terkait kicauannya di Twitter yang dianggap bermasalah tersebut.

“Belum ada sih, tapi saya udah biasa lah. Pokoknya saya udah biasa jadi tersangka. Kan sudah 12 kali jadi tersangka,” imbuh Ahmad Dhani.






asdasda