Taatilah Aturan Berlalu Lintas, Polisi Kian Marak Lakukan Razia PKB

Taatilah Aturan Berlalu Lintas, Polisi Kian Marak Lakukan Razia PKB

Berita Otomotif – Berita Otomotif, Dengan minimnya kesadaran dalam berlalu lintas yang baik, untuk sekarang ini Polda Metro Jaya telah bekerja sama dengan pihak badan Pajak dan Retribusi DKI Jakarta dan juga diikuti oleh Jasa Raharja untuk kembali dalam melakukan razia kendaraan yang mana belum membayar pajak Surat Tanda Kendaraan Bermotor dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor.

Berdasarkan data Sub Direktorat Pembinaan dan juga Penegakan Hukum (Subdit Bin Gakkum) Polda Metro Jaya, sewaktu hari pertama razia, tepatnya pada Selasa (03/10/2017), telah tercatat ada sebanyak 232 pelanggaran yang mana tersebar di lima wilayah yang ada di DKI Jakarta.

Kemudian adapun untuk wilayah yang menyumbang pelanggaran terbanyak yaitu berasal dari Jakarta Barat dengan ditemukannya sebanyak 107 pelanggaran dan Jakarta Pusat dengan 55 pelanggaran.

Sementara itu apabila dilihat dari jenis kendaraannya, ditemukan paling banyak yang melanggar yaitu merupakan pemilik kendaraan roda dua dengan adanya 226 pelanggaran serta minibus dengan enam pelanggaran.

Selain itu, untuk barang bukti yang berhasil disita, polisi kini menahan ada sebanyak 110 SIM, 115 STNK, dan juga 1 kendaraan roda dua, serta 6 kendaraan roda empat.

Kemudian daripada itu, pada bulan Agustus yang lalu, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Halim Pragarra telah mengatakan bila pihaknya akan melakukan razia dalam memeriksa kembali STNK dan juga TNKB pengendara. Dan apabila ketika razia ditemukan masih saja ada warga yang belum membayar pajak, maka pengendara akan diminta untuk segera melunasi pajak di lokasi saat itu juga.

“Kita akan melakukan yang namanya razia kembali di jalan yang memungkinkan. Namun tidak akan mengganggu arus lalu lintas, tidak itu di tikungan,” ungkapnya beberapa waktu yang lalu.

Saefullah sendiri juga mengatakan, kerja sama antara kepolisian dan juga pihak yang terkait pajak ini nantinya akan berlangsung lima tahun ke depan. Untuk target pendapatan pajak dari kendaraan bermotor dalam APBD DKI 2017, adalah sebesar Rp 12,9 triliun.

Terkait akan hal tersebut, pendapatan pajak dari kendaraan bermotor yang masuk baru hanya 60 persen. “Semoga segala upaya ini mampu dalam mendongkrak pendapatan daerah,” papar Saefullah.

Bukan hanya sekedar dilakukannya razia, Badan Pajak dan Retribusi Daerah juga nantinya akan menjemput langsung untuk menagih wajib pajak kendaraan dari rumah ke rumah.

 






asdasda