Landasan Pacu Bandara Internasional Juanda Surabaya Amblas Pasca Dilewati Lion Air, Kok Bisa?

Landasan Pacu Bandara Internasional Juanda Surabaya Amblas Pasca Dilewati Lion Air, Kok Bisa?

Beritaterkini.org – Berita Terkini, Hal yang tidak terduga terjadi lagi, dimana kali ini landasan pacu atau taxiway yang ada di Bandara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur diketahui mendadak amblas pada Rabu (12/12/2018).

Adapun peristiwa ini terjadi pasca taxiway dilewati oleh pesawat Lion Air JT316 dengan adanya rute Surabaya-Banjarmasin.

Legal and Communications Section Head dari PT Angkasa Pura I Juanda Surabaya yakni Yuristo mengungkapkan, pesawat saat itu mengalami kendala amblas ketika berada di taxiway Bandara Juanda Surabaya, sekitar pukul 16.00 WIB.

“Notam dari Airnav sekitar pukul 17.15 WIB sampai dengan 21.10 WIB, tetapi pada pukul 19.00 WIB perbaikan sudah selesai,” ungkap Yuristo seperti yang diinformasikan dari laman Antara, pada Rabu (12/12/2018).

Selain itu, Yuristo juga mengemukakan bila pesawat dengan nomor registrasi PK-LGQ tersebut kemudian dipindahkan kembali ke Apron B untuk kemudian dilakukan pengecekan serta pemeliharaan,

“Sejumlah 169 penumpang dalam penerbangan tersebut harus menunggu kembali di terminal keberangkatan. Rencananya dari pihak Lion Air akan memberangkatkan para penumpang menggunakan pesawat lain dan tercatat sudah ada 8 orang di antaranya yang memutuskan membatalkan penerbangan menuju Banjarmasin tersebut,” ungkap Yuristo.

Kemudian, Yuristo mengungkapkan bila seluruh operasional dari penerbangan tetap berjalan normal. Dan sementara itu taxiway yang telah amblas akan ditutup untuk kemudian dilakukan perbaikan sesegera mungkin.

“Untuk kelancaran operasional, pesawat yang akan berangkat menggunakan taxiway lain,” paparnya.

Selain itu, dirinya juga menambahkan bila penyebab pasti kejadian tersebut juga masih akan diinvestigasi, sementara dari pihak Bandara Juanda telah berkonsentrasi pada perbaikan yang ada di lokasi kejadian.

“Hal tersebut dilakukan agar dapat segera digunakan untuk mendukung kelancaran operasional,” ungkapnya.






asdasda