Tidak Perlu Repot, Kini Perpanjangan Paspor Cukup Hanya Mengikuti 2 Syarat Berikut

Tidak Perlu Repot, Kini Perpanjangan Paspor Cukup Hanya Mengikuti 2 Syarat Berikut

Berita Travel – Berita Travel, Pihak Direktorat Jenderal Imigrasi telah memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin memperpanjang atau mengganti paspor lamanya. Adapun kemudahan tersebut berupa penyederhanaan persyaratan.

Berdasarkan informasi dari kepala Humas Dirjen Imigrasi Agung Sampurno mengatakan adapun kemudahan yang diberikan berupa syarat yang memang harus dipenuhi dalam pembuatan paspor yaitu dengan hanya cukup membawa paspor lama yang akan diganti dan e-KTP.

“Jadi bisa dikatakan untuk penggantian paspor itu tidak perlu lagi harus membawa persyaratan, kecuali membawa paspor lama dan juga e-KTP,” ungkap Agung ketika dikonfirmasi, pada Senin (31/07/2017).

Meskipun demikian, Agung mengatakan aturan tersebut tidak akan berlaku apabila paspor dalam kondisi rusak, hilang ataupun terdapat perubahan data yang ada di dalamnya.

“Paspor lamanya juga harus merupakan paspor yang dikeluarkan di atas tahun 2009,” ungkap dirinya menjelaskan.

Nah apabila paspor mengalami rusak, atau misalnya terdapat perubahan data atau dikeluarkan sebelum 2009, maka warga yang memang sedari awal mengajukan perpanjangan harus membawa persyaratan terlebih dahulu, seperti berupa Kartu Keluarga, Akte Kelahiran, Ijazah dan juga surat keterangan bila paspor tersebut hilang.

“Misalnya saja ada warga alamat yang paspornya di Bekasi. Lalu kemudian pindah ke Purwokerto, maka syarat tambahan tersebut akan diberlakukan terkecuali perpindahannya masih satu provinsi,” ucap Agung.

Agung sendiri berharap, adapun kebijakan baru tersebut dapat membuat kemudahan bagi masyarakat dalam pembuatan Paspor.

Dirinya juga mengatakan, pihaknya nanti akan terus memberikan kemudahan-kemudahan lain seperti pemberlakuan antrean paspor online.

“Ini sebenarnya merupakan pilot project dari sekian kemudahan yang kita berikan kepada masyarakat. Selain itu nantinya akan ada antrean paspor online yang rencananya akan kita launching pada 17 Agustus mendatang oleh Pak Menteri Hukum dan HAM,” tandas Agung.






asdasda