Main Menu

Ahok Mengajak Lulung Untuk Cek Kebenaran 1 Juta KTP TemanAhok

Ahok Mengajak Lulung Untuk Cek Kebenaran 1 Juta KTP TemanAhok

Berita TerkiniBerita Terkini, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau sapaan Ahok mengajak Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Abraham ‘Lulung’ Lunggana, buat memverifikasi bersama 1 juta KTP dukungan buat Ahok maju di jalur perseorangan.

Ahok mengatakan, bukan saja Lulung yang mencurigai 1 juta KTP yang sukses dikumpulkan TemanAhok. Tetapi juga dirinya menyangsikan jumlah itu.

” Saya juga tidak tahu, benar tidak ini satu juta. Pak lulung juga tidak yakin, ” kata Ahok di Balai Kota.

Terlintas di pikiran Ahok buat mengajak Lulung langsung merekapitulasi dan verifikasi acak 1 juta KTP yang bakal dilakukan TemanAhok.

Sebelumnya, Lulung menyebut 1 juta KTP yang terkumpul oleh TemanAhok adalah sebuah retorika. Dia bahkan berjanji bakal mengiris telinganya jika Ahok maju Pilgub DKI 2017 jalur independen.

” Makanya mungkin Pak Lulung undang saja sekalian, agar dapat pilih nomor yang mana, ” ujar Ahok.

Ahok tidak mau ambil risiko apabila 1 juta data KTP diverifikasi KPU DKI dan ternyata data yang tekumpul tidak sampai target, padahal dirinya telah terlanjur mendaftar independen dan akhirnya dia tidak bisa ikut Pilkada DKI 2017.

Akhirnya, TemanAhok setuju buat merekapitulasi 1 juta data KTP itu dan melakukan verifikasi. Mereka yang tidak yakin dengan 1 juta data KTP bakal diundang dan dipersilakan memilih KTP buat diverifikasi secara acak.

” Iya apabila dibuktikan itu (tidak 1 juta KTP), minimal anak-anak ini sebenarnya mereka pingin saya maju (independen atau parpol). Kalau kita bilang tidak sampai sejuta (saat ini), saya ikut parpol, dia (TemanAhok) tersinggung dong, ” ucap Ahok.

Dikonfirmasi terpisah, Lulung menyebut konsistensi Ahok buat maju melalui jalur independen sekarang ini dipertanyakan banyak pihak.

Lulung pun menyebut tidak akan datang apabila benar diundang oleh TemanAhok buat ikut verifikasi acak satu juta KTP. Sebab, hal itu cuma propaganda dikarenakan Ahok bakal tetap melaju lewat parpol.

” Saya telpon Pak Ketum (Djan Faridz) tidak dikasih izin (datang). Dia bilang, ujungnya Ahok pakai partai. Ini propaganda saja. Pasti tidak lulus (verifikasi KTP), ” ucap Lulung.

Bantu Share Nya Berita Terkini






Comments are Closed